RESUME TOPOLOGI JARINGAN
RESUME TOPOLOGI JARINGAN
Nim : 12184692
Nama : Rarasati Deriani
DEFINISI TOPOLOGI JARINGAN
Topologi jaringan komputer suatu teknik untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya yang merangkai menjadi sebuah jaringan.
MACAM-MACAM TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER
1. TOPOLOGI
RING
Topologi ring atau topologi
cincin Jaringan yang rangkaiannya berupa titik yang mana
masing-masing titik bagian kanan dan kirinya terhubung ke dua titik lainnya
sampai ke komputer yang pertama dan akhirnya membentuk cincin atau lingkaran.
Titik yang ada pada topologi cincin tersebut
berfungsi memperkuat sinyal di setiap rangkaiannya atau sebagai
repeater. Dengan metode seperti itu, sinyal dan aliran data tetap akan
stabil. Arah aliran datanya bisa searah jarum jam atau berlawan dengan jarum
jam, tergantung dengan kebutuhan.
- Kelebihan
1. Mudah
dalam perancangan dan pembuatan
2. performa
sinyal dan aliran data stabil, bahkan lebih baik dari topologi bus, meskipun
mengalirkan data yang berat
3. Jika
terjadi masalah, mudah untuk dilakukan konfigurasi ulang atau pemasang baru
4. Hemat
dalam penggunaan kabel
5. Hemat
dalam biaya
- Kekurangan
1. Jika ada
satu komputer yang eror, maka keseluruhan jaringan juga akan ikut eror,
solusinya adalah dengan penggunaan topologi ring ganda
2. Performa
aliran lalu lintas data bergantung pada jumlah komputer pada jaringan tersebut
2. TOPOLOGI BUS
Topologi bus Jaringan yang hanya memakai satu kabel (coaxial) untuk media transmisi dan kabel
tersebut sebagai pusat bagi seluruh server yang terhubung. Masing-masing
komputer dihubungkan ke kabel utama dengan menggunakan konektor BNC, lalu
diakhiri dengan terminator apabila Konektor BNC sudah terhubung dengan kabel
Coaxial.
- Kelebihan
1.
Lumayan sederhana
2.
Apabila ingin menambah server baru lumayan mudah, karena pemasangan
tidak memutus keseluruhan jaringan sehingga tidak mengganggu server yang lain
3.
Hemat dalam penggunaan kabel dan biaya karena cuma menggunakan satu
kabel utama
- Kekurangan
1.
Bila kabel utama mengalami gangguan, maka semua jaringan juga
mengalami gangguan
2.
Jalur lalu lintas lumayan padat karena bolak-balik
3.
Apabila jarak jauh diperlukan repeater
4.
Susah melacak tempat trouble
5.
Jika komputer banyak yang terhubung maka performa sinyal dan lalu
lintas akan menurun
3. TOPOLOGI STAR
Topologi star
bentuk jaringan yang mana terdapat satu penghubung (Hub/Switch) sebagai pusat dan setiap komputer terhubung ke
penghubung tersebut. Hub/Switch ini posisinya ada di central dan berfungsi
untuk menghubungkan satu komputer ke setiap komputer yang terhubung dan juga
menghubungkan komputer ke File Server.
Cara kerjanya apabila komputer berkirim data antara satu
dengan yang lainnya maka data tersebut harus mengalir ke Hub/Switch terlebih
dahulu baru kemudian menuju ke komputer yang dituju.
- Kelebihan
1.
Tingkat keamanan tergolong tinggi
2.
Mudahnya dalam penambahan komputer baru yang ingin disambungkan
3.
Apabila ada yang eror mudah untuk dideteksi
4.
Paling fleksibel diantara topologi jaringan yang lainnya
5.
Kemudahan dalam mengontrol karena sistemnya yang terpusat
- Kekurangan
1.
Apabila Hub/Switch rusak maka keseluruhan jaringan juga rusak
2.
Lumayan boros dalam penggunaan kabel
3.
Hub sangat sensitif, karena dia sebagai tempat central bagi
jaringan
4.
Tergantung spesifikasi Hubnya, apabila rendah maka performa sistem
jaringan juga rendah
5.
Biaya lebih mahal
4. TOPOLOGI
MESH
Topologi Mesh atau mudahnya dinamai topologi jala bentuk topologi jaringan yang mana semua
Workstation bisa terhubung satu sama lain secara acak atau tidak teratur.
Karena Workstation langsung terhubung dengan Workstation yang dituju maka arus
data bisa dilakukan dengan cepat tanpa harus melalui workstation lain. Masing-masing Workstation setidaknya memiliki 2 jenis
sambungan yaitu pertama kabel yang terhubung dengan workstation lain dan
terakhir terhubung dengan File Server
Topologi jaringan jala cocoknya
digunakan pada jaringan komputer yang kecil bukan yang besar. Alasannya adalah
selain karena sambungan antar workstation yang berlebihan tetapi juga sangat
sulit untuk mengendalikannya.
- Kelebihan
1.
Arus lalu lintas data cepat diantara topologi jaringan yang lain
karena memiliki jalur masing masing
2.
Terjaminnya kapasitas channel komunikasi
3.
Jika ada ganggguan pada satu koneksi jaringan, maka tidak
mengganggu koneksi yang lain
4.
Terjaminnya keamanan dan privasi karena akses langsung dapat
dilakukan antara dua komputer tanpa melibatkan komputer yang lain
5.
Kemudahan dalam mengidentifikasi titik trouble
- Kekurangan
1.
Biaya yang dikeluarkan termasuk tinggi
2.
Boros dalam pemakaian kabel karena semua komputer atau Workstation
seminimal-minimalnya memiliki dua penghubung
3.
Diperlukan ruangan yang lumayan besar dalam membangun jaringan
komputer tersebut
5. TOPOLOGI
TREE
Topologi jaringan tree atau pohon topologi
jaringan yang bertingkat dan hierarki yang mana antar koneksi menggunakan
Hub/Switch dan masing-masing Hub terhubung dengan file server. Topologi tree sebenarnya
kombinasi dari topologi star dan topologi bus namun yang membedakannya
adalah topologi tree ini terdapat banyak Hub di dalam jaringannya dan sistemnya
yang hierarki.
- Kelebihan
1.
Mudah untuk digunakan dalam jaringan yang luas
2.
Apabila ada gangguan mudah untuk dideteksi
3.
Kemudahan dan keunggulan dalam manajemen data
4.
Kemudahan dalam pengelompokan workstation yang sejenis
- Kekurangan
1.
Karena banyaknya sambungan maka lalu lintas bisa dibilang lambat
2.
Apabila hub eror, maka komputer yang tersambung juga eror
3.
Penggunaan biaya tergolong besar
4.
Penggunaan kabel termasuk boros
5.
Komputer tingkat tinggi eror maka komputer tingkat rendah juga
eror
6.
Lalu lintas dan sinyal tergolong lambat karena terbagi-bagi
6. TOPOLOGI
LINIER
Topologi linier bisa juga disebut
dengan topologi bus yang
beruntut. Kabel utama terhubung dengan dengan setiap komputer dengan penyambung
T, lalu pada ujungnya dipasang terminator. Untuk jenis sambungan yang digunakan
adalah sambungan BNC (British Naval
Connector).
Berikut 3 jenis penyambung yang terdapat pada topologi linier:
1. BNC, penyambung ini
berfungsi untuk mempertemukan kabel komputer ke sambungan T
2. Sambungan T, berguna
untuk mempertemukan kabel komputer dengan kabel utama
3. Terminator, sebagai
pengakhir dari topologi bus
4. BNC Barrel konektor,
Untuk menyambung 2 kabel BNC.
Maksimal komputer yang bisa disambungkan adalah 5-7 buah saja.
- Kelebihan
1.
Mudah dalam pengembangannya
2.
Hanya sedikit kabel yang digunakan
3.
Tidak ada kendali pusat
4.
Tata peletakan kabel lumayan sederhana
5.
Terminator bisa dikurangi atau ditambah tanpa mengganggu lalu
lintas data.
- Kekurangan
1.
Sangat susah dalam mendeteksi kesalahan yang terjadi
2.
Lalu lintas data bisa terbilang padat
3.
keamanan dan privasi kurang karena ada pihak ke tiga yang dilalui
4.
Kecepatan lalu lintas data sesuai dengan jumlah workstationnya,
apabila banyak maka akan menurun kecepatannnya
7. TOPOLOGI
HYBRID
Topologi hibrid
topologi yang luas yang mana topologi tersebut adalah gabungan dari 2 atau
lebih jenis topologi yang lainnya. Topologi hybrid tersebut memiliki semua
ciri-ciri dan sifat dari jenis topologi yang ada di dalamnya.
Pembuatan topologi hybrid tersebut
bertujuan untuk memaksimalkan kelebihan dari tiap-tiap jenis topologi dasar di
dalamnya. Ketika jenis topologi dasar terhubung dengan jenis topologi dasar
yang beda jenis, maka tidak ada karakter yang ditampilkan dari keduanya.
contohnya begini:
Topologi bintang digabungkan dengan
topologi bintang maka masih topologi bintang, sedangkan topologi bintang
digabungkan dengan topologi bus maka sudah bisa dikatakan sebagai topologi
hibrida.
bintang?bintang=bintang
bintang?bus=hybrida
- Kelebihan
1.
Kelemahan dari masing-masing topologi dasar dapat diatasi
2.
Bisa diterapkan di lingkungan jaringan yang berbeda, karena
fleksibel dalam perancangannya
3.
Kecepatan topologi konsisten dan stabil
4.
ketika jaringan satu ada kerusajkan maka tidak mengganggu jaringan
yang lainnya
5.
Cocok dengan jaringan yang berskala besar
6.
Bisa mengurangi space jaringan yang terbuang
- Kekurangan
- Biayanya
mahal karena merupakan gabungan dari topologi yang lainnya
- proses
pemasangan dan pengaturan cukup terbilang rumit
- Manajemen
jaringannya sulit
- Harus
tersedia ruangan yang luas karena penggunaan kabel yang banyak
- Boros
dalam penggunaan kabel karena di setiap jaringan terdapat kabel
8. TOPOLOGI
PEER TO PEER
Topologi paling
sederhana dan paling dasar dari semua topologi yang ada. Jenis topologi ini
hanya terdapat 2 komputer yang saling terhubung dengan satu kabel saja.
Tujuan
dari topologi Peer to Peer
adalah supaya masing-masing komputer bisa saling terhubung satu sama lain tanpa
harus melalui server lain sehingga masing-masing komputer tersebut bisa menjadi
server sendiri.
- Kelebihan
- Sangat
hemat dalam penggunaan kabel karena hanya satu kabel saja yang dipakai
- Setiap
komputer bisa menjadi server
- Proses
pemasangan mudah
- Kekurangan
- Dari
segi keamanan sangat rendah, karene tiap komputer tingkat keamanannya
berbeda-beda
- Sangat
susah untuk ditambahkan dengan komputer lain
- karena
tiap komputer menjadi server maka apabila salah satu ada yang eror, maka
untuk akses data ke komputer yang eror tersebut juga terganggu








Komentar
Posting Komentar